Wasilah Diri Meraih Kemuliaan : Gema Tadarus Al-Qur’an Awali Hari di MTs Sunan Muria Kelet
Dipublikasikan: 24 February 2026
KELET – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, MTs Sunan Muria Kelet menggelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an bersama secara rutin setiap pagi. Kegiatan ini menjadi agenda wajib bagi seluruh murid sebelum memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Dengan mengusung tema "Wasilah Diri Meraih Kemuliaan Sejati", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat spiritualitas murid sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini.
Pelaksanaan yang Khidmat
Setiap pagi, tepat pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, suasana madrasah berubah menjadi syahdu dengan lantunan ayat-ayat suci. Seluruh murid dari kelas 7, 8, dan 9 berkumpul untuk mengaji bersama.
Untuk memastikan bacaan murid sesuai dengan kaidah tajwid, kegiatan ini dipandu dan didampingi langsung oleh para guru pengampu. Pendampingan ini dimaksudkan agar tadarus bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana belajar (Tahsin: memeperbaiki bacaan) yang efektif.
"Kami ingin menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum bagi murid untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai sarana (wasilah) dalam memperbaiki diri dan meraih derajat kemuliaan di sisi Allah SWT," ujar salah satu perwakilan pihak madrasah.
Membangun Karakter Qur’ani
Pihak madrasah berharap, dengan adanya pembiasaan tadarus di pagi hari, para murid tidak hanya cerdas secara intelektual di kelas, tetapi juga memiliki ketenangan batin dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani. Melalui satu jam penuh keberkahan sebelum belajar ini, MTs Sunan Muria Kelet berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang religius dan kompetitif di tengah semarak bulan suci Ramadhan 2026.
Dengan mengusung tema "Wasilah Diri Meraih Kemuliaan Sejati", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat spiritualitas murid sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini.
Pelaksanaan yang Khidmat
Setiap pagi, tepat pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, suasana madrasah berubah menjadi syahdu dengan lantunan ayat-ayat suci. Seluruh murid dari kelas 7, 8, dan 9 berkumpul untuk mengaji bersama.
Untuk memastikan bacaan murid sesuai dengan kaidah tajwid, kegiatan ini dipandu dan didampingi langsung oleh para guru pengampu. Pendampingan ini dimaksudkan agar tadarus bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana belajar (Tahsin: memeperbaiki bacaan) yang efektif.
"Kami ingin menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum bagi murid untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai sarana (wasilah) dalam memperbaiki diri dan meraih derajat kemuliaan di sisi Allah SWT," ujar salah satu perwakilan pihak madrasah.
Membangun Karakter Qur’ani
Pihak madrasah berharap, dengan adanya pembiasaan tadarus di pagi hari, para murid tidak hanya cerdas secara intelektual di kelas, tetapi juga memiliki ketenangan batin dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani. Melalui satu jam penuh keberkahan sebelum belajar ini, MTs Sunan Muria Kelet berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang religius dan kompetitif di tengah semarak bulan suci Ramadhan 2026.
Berita Terbaru
Wasilah Diri Meraih Kemuliaan : Gema Tadarus Al-Qur’an Awali Hari di MTs Sunan Muria Kelet
KELET – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447...
Baca Selengkapnya
Sambut Ramadhan, MTs Sunan Muria Kelet Gelar Ruwahan Masal dan Doa Bersama
KELET – Suasana khidmat menyelimuti Aula MTs Sunan...
Baca Selengkapnya
Akselerasi Digital : Guru MTs Sunan Muria Kelet Ikuti Pelatihan Aplikasi Smartboard
Dalam upaya bertransformasi menuju ekosistem pendi...
Baca Selengkapnya